Wednesday, August 27, 2008

Sepenggal Cerita Dari Kabupaten Terkaya di Indonesia

Di bawah ini adalah sepenggal percakapan saya via YM dengan Yevy, kakak pacar saya. Ia bekerja di sebuah NGO's yang mengharuskan dirinya untuk berkeliling ke berbagai kota di Indonesia setiap bulannya. Dan ternyata ada sebuah fakta menarik yang baru saja saya ketahui dari perjalanannya saat ini.


Dimas Ario: skg lo dimana? udh blk ke jkt?
yevy punuh: gw masih di samarinda. Ini baru balik dari kutai kartanegara, kabupaten paling kaya se indonesia..hhahahaaa...
Dimas Ario: wahh yang bener paling kaya?
yevy punuh: yo'i, wong gw kesana aja takjub bener, ada kereta gantung, pulau buatan yang isinya resort dan cottage.. sekolah aja disana gratis, dari sd mpe sma, plus bupatinye punya 2 helikopter.... Ini kan kabupaten yang kaya akan tambang batubaranya bo!!
Dimas Ario: gila..
yevy punuh: tapii...... bupatinya, si saukani dan wakilnye sedang sekolah di cipinang bow... Plus ini rekord baru buat negeri kita, seluruh anggota DPRDnya ditangkepin semua gara-gara pada KORUPSI!!  kontras banget yah??
Dimas Ario: hahhahah..

PopCircle #35: Saya Menjadi Penyiar Dadakan

Jika minggu lalu saya hampir saja menggantikan peran Risa Saraswati sebagai penyiar dalam PopCircle – karena ia belum datang hingga menjelang acara dimulai - minggu ini saya benar-benar menggantikan peran Risa sebagai penyiar dan menjadi tandem siaran Syauqy Lukman.

Risa sendiri berhalangan hadir karena sakit. Jadilah saya siaran full untuk pertama kalinya. Kembali sebuah pengalaman baru bagi saya.

Sebenarnya sama sekali saya tidak percaya diri untuk berbicara banyak di radio karena: suara saya yang bas tidak radio friendly. Lalu menurut teman-teman, gaya bicara saya sedikit cadel dalam beberapa huruf. Saya juga selalu kesulitan untuk merangkai kalimat lisan secara cepat. Yang sudah terpikir di otak, namun tidak bisa keluar di mulut secara lisan.

Jadi siaran saya semalam, benar-benar ‘hajar bleh’. Mau tidak mau.

Untungnya Syauqy banyak membantu. Walaupun banyak juga celetukan dia yang tidak bisa saya timpali dengan sukses..hehe..Tapi sungguh suatu kehormatan bagi saya bisa menjadi patner siaran seorang Syauqy Lukman. :D

 

Topik sharing atau segmen Maindish untuk semalam, kurang lebih terinspirasi dari kehidupan saya sendiri, yakni soal internet. Rasanya semakin hari saya semakin kecanduan dengan yang namanya internet. Dan sepertinya kecanduan internet seperti ini sudah menjadi isu umum dalam kehidupan manusia modern sekarang ini.

Semalam, kami membuka tiga sesi untuk topik ini.

Sesi pertama: kami memberikan pertanyaan untuk para pendengar menyuarakan pendapatnya melalui sms dengan pertanyaan: seberapa penting peran internet bagi kehidupan anda?

Sesi kedua: kami membacakan trivia, berisi 10 pernyataan untuk membuktikan apakah anda sudah mencapai tahap internet junkie atau tidak. Di akhir trivia, kami membacakan nilai untuk setiap jawabannya untuk kemudian dijumlah total nilainya. Pendengar lalu merespon melalui sms mengenai total nilai yang mereka dapatkan.

Sesi ketiga: saya, Syauqy dan pendengar saling sharing website-website unconventional – seperti tagline acara ini- yang menarik dan belum banyak diketahui masyarakat umum.

Responnya cukup bagus. Sedikit kemajuan dari minggu lalu. Semalam total sms yang kami terima sejumlah 41 sms plus satu respon pendengar yang menyuarakan pendapatnya via YM. (hampir bisa dipastikan pendengar tipe ini adalah internet junkie yang lebih nyaman berhubungan via online dibandingkan melalui ponsel)

 

Seperti biasa, beberapa sms juga berupa request lagu dari pendengar. Sebagian besar request kami putar semalam. Jadi playlist sebanyak 18 lagu yang saya dan Edwin telah siapkan, sudah cukup dan tidak perlu ditambah lagi.

Semalam, segment Localism akhirnya tidak dapat dilakukan karena ada sedikit gangguan teknis. Mudah-mudahan minggu depan segment ini bisa kembali bergulir dengan lancar.

 

Di bawah ini adalah playlist semalam untuk PopCircle edisi 35.

1. The Human League - One Man In My Heart

2. Doves – Your Shadow Lay Across My Life

3. Super Furry Animals – Justapozed With You

4. Swinging Popsicle – I Love Your Smile

5. AmericaVentura Highway

6. Chantal Kreviazuk – This Year

7. Blondfire – Pretty Young Thing

8. Bangles – Something That You Said

9. D*Note feat. Beth Hirsch – Being Alive

10. Pinback – Loro

11. New Order – Love Less

12. Mundy – Wherever Whenever (Shakira Cover)

13. The Langley School Music Project – God Only Know (The Beach Boys Cover)

14. Bears – Wait and See

15. Olive – Smile

16. Domingo – Hold Your Horses

17. Cocteau Twins – Iceblink Luck

18. Blur – Sweet Song

Tuesday, August 26, 2008

Menjadi apakah diri kita di kehidupan sebelum ini?

http://www.thebigview.com/pastlife/
Baru aja dapat link dari rio mengenai analisis past life kita.

Pada website tersebut, kita tinggal memasukkan tanggal, bulan dan tahun kelahiran lalu segera hasilnya akan muncul mengenai analisis kehidupan kita sebelum ini.

Kalau saya analisisnya berbunyi seperti ini:

Your past life diagnosis:
I don't know how you feel about it, but you were male in your last earthly incarnation.You were born somewhere in the territory of modern Ireland around the year 1475. Your profession was that of a artist, magician or fortune teller.

Your brief psychological profile in your past life:
Bohemian personality, mysterious, highly gifted, capable to understand ancient books. With a magician's abilities, you could have been a servant of dark forces.

The lesson that your last past life brought to your present incarnation:
Your task is to learn, to love and to trust the universe. You are bound to think, study, reflect, and to develop inner wisdom.


Dan analisis kehidupan kita terdahulu itu ditutup dengan sebuah pertanyaan: Do you remember now?

Mungkin harusnya pertanyaannya: Do you believe? mengingat konsep reinkarnasi seperti itu masih banyak diperdebatkan.

Yah percaya tidak percaya sih, apakah benar-benar kita mempunyai kehidupan lain sebelum ini. Saya juga sempat menyinggung mengenai hal ini pada salah satu tulisan saya.

Paling tidak jika benar itu terjadi, dulu saya mempunyai profesi yang sangat menarik sepertinya..hehehe..

Wednesday, August 20, 2008

Siaran Perdana di PopCircle, Rase FM

Semalam saya memulai debut saya sebagai produser acara PopCircle di radio Rase FM. Saya menggantikan Felix, produser PopCircle sebelumnya yang terpaksa meninggalkan acara tersebut karena harus  pindah ke Jakarta demi masa depan yang lebih baik dan demi menambah tabungannya untuk modal pernikahannya yang mungkin akan diselenggarakan tahun depan. Iya nggak, Lix? :p

Saat Felix menelepon dan menawarkan saya untuk menggantikan dia di acara PopCircle, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk segera menerima tawaran Felix. Bekerja di radio adalah salah satu impian saya. Beberapa kali saya mencoba, namun selalu gagal.

Saya pernah mendapat tawaran untuk menjadi music director di sebuah radio swasta di Bandung, namun pada kelanjutannya radio tersebut lebih memilih orang dalam yang sudah bekerja lama yang pasti sudah mengetahui seluk beluk radio tersebut luar dalam.

Terakhir, saya melamar ke sebuah radio anak muda di Bandung. Disitu sedianya saya menggantikan posisi teman saya sebagai produser. Kebetulan teman saya itu seorang wanita. Dan pihak radio tersebut tampaknya ingin juga menghadirkan sosok wanita sebagai produser untuk menggantikan teman saya tersebut. Jadi saya gagal kembali.

Sampai akhirnya datang tawaran untuk menjadi produser pada acara PopCircle di Rase FM, sebuah acara yang khusus memutar lagu-lagu yang tidak umum (namun masih ear friendly) yang biasanya tidak bisa diputar dalam acara-acara reguler di Rase FM.

Tidak ada yang lebih menyenangkan disaat saya dibebaskan untuk membuat playlist siaran, memilih lagu-lagu (yang tentunya favorit saya pribadi) untuk diputar ke khalayak ramai. Mungkin ini sama saja seperti membuat mix cd namun ke orang banyak. :D

Walaupun dalam dunia radio, ada beberapa hal yang harus saya pertimbangkan dalam memilih lagu untuk diputar. Saya juga sedang belajar untuk hal ini. Untuk itu, saya berterima kasih kepada Edwin, program director Rase FM yang juga salah seorang penggagas acara PopCircle ini yang memberikan pengarahan, masukan dan pembelajaran kepada saya. Jangan-jangan bosan-bosan yah, Win..hehe

Oh iya, playlist PopCircle juga tidak semata-mata pilihan saya sendiri. Edwin sebagai penggagas acara ini juga memberikan pilihan lagu-lagu darinya. Sebenarnya selain Edwin dan saya, masih ada Marin dari FFWD Records (sebagai sponsor acara ini) yang seharusnya juga ikut dalam membuat playlist siaran. Namun semalam, Marin berhalangan hadir, dan ia juga tidak sempat untuk memberikan lagu-lagu pilihannya.

Sebagai permulaan saya, acara PopCircle semalam cukup lancar. Walaupun di awal acara, sempat timbul kekhawatiran, karena Risa Saraswati yang bertugas sebagai penyiar bersama Syauqy Lukman belum datang hingga menit-menit akhir menjelang acara dimulai.

Edwin lalu menyuruh saya untuk siap-siap duduk di balik microphone untuk sementara menggantikan Risa sembari menunggu dia datang. Namun tepat disaat Syauqy mengucapkan kalimat pembuka, Risa lalu datang dengan tergopoh-gopoh.

Semalam, kami memutar playlist sebanyak 21 lagu. Ditambah beberapa request dari pendengar. Ada juga segmen yang bernama Localism, yang biasanya menampilkan band-band lokal yang mungkin baru saja mengeluarkan album atau pun band-band baru yang sedang menanjak karirnya.

Untuk segmen Localism kali ini, saya memilih band asal Jakarta, The Trees and The Wild. Sebuah band acoustic pop yang baru saja menandatangani kontrak dengan label Lil Fish. Kami berbicara dengan Iga, gitarisnya via telepon.

Kami juga membuka line sms untuk para pendengar berbagai pengalaman dan pendapatnya mengenai topik yang kami berikan. Topik kali ini masih berkaitan dengan hari kemerdekaan RI beberapa hari yang lalu: lagu perjuangan apakah yang paling berkesan dan apa alasannya?

Respon pendengar cukup baik. Semalam kami menerima total 31 sms hingga menjelang akhir acara tepat pukul 01.00. Acara pun ditutup dengan salah satu lagu favorit saya saat ini, "Time" dari Alan Parsons Project.

Terima kasih Edwin Sandi dan Felix Dass yang sudah memberikan kesempatan ini kepada saya. Mudah-mudahan saya mampu menjaga dan membuat acara ini lebih baik lagi.

Terima kasih juga untuk Risa Saraswati dan Syauqy Lukman atas kerjasamanya yang menyenangkan. Semoga kalian cepat mendapat bahan celaan untuk saya -seperti yang kalian lakukan kepada Felix dengan kejombloannya- demi terciptanya suasana siaran yang segar pada setiap minggunya..hehe

Sampai jumpa di udara minggu depan!

Ini playlist PopCircle edisi 34, semalam:

01.   The Communards – Matter of Opinion

02.   Brendan Canning – Antique Bull

03.   Presence – Act of Faith

04.   Saint Etienne – This Is Tomorrow

05.   Midlake – It Covers the Hillside

06.   Travis – Sarah

07.   Leona Naess – Comatised

08.   Birdie – Such a Sound

09.   Mates of the State – My Only Offer

10.   Trashcan Sinatras – Obscurity Knocks

11.   The Trees and The Wild – Fight the Future (Localism)

12.   Arab Strap – Why Can’t This Be Love (Van Halen Cover)

13.   Jon Brion – Strings That Tie To You

14.   Samamidon – Saro

15.  Pete Yorn – Just Another

16.  Chungking – I Love You

17.  Power of Dreams – Still Lost

18.  Everything but The Girl – Rollercoaster

19.  Seed – Ladybug

20.  New Buffalo – Recovery

21.  Alan Parsons Project - Time


Wednesday, August 6, 2008

UNKLE347 wrapped up in book: After Ten Years Friends Call Us Unkle


s.c.a.n.d.a.l present:
After Ten Years Friends Call Us Unkle

UNKLE347 wrapped up in book

A documentary archives about the creative journey of UNKLE347, independent sub culture and how we still loving youth


Featuring:

UNKLE347 design archives including appareal design, print ads, catalogue, stickers, postcards and other propaganda for almost 12 years of existency in clothing and apparel industries.

Articles by Samuel Mulia, Ronald Holoang, Joshua Simanjuntak, Nasta Soetardjo, Gustaff Hariman.

And also artworks and photos by Albert Judiyanto, Darma Adhitia, Dylan Martorell, Evelyn Pritt, G.H.O.S.T, Jonathan Kusuma Ramli, Mark Soetantyo, Rudi Adrianto, Thinking*Room Inc. and WhatNot.



After Ten Years Friends Call Us Unkle book is now available for pre-sale.
Order now, and you will get a pre-order discount.

The book will become available in early September.


For more information about pre-order, books preview and other news update about this book, visit: http://www.unkl347wrappedupinbook.com/